Kamis, 15 Agustus 2019

KABAR DEMO HONGKONG; Puluhan WNI 'terjebak' di Bandara Hong Kong



Bandara Hong KongHak atas fotoANTHONY KWAN/GETTY
Image captionTiga orang turis menunggu kepastian keberangkatan dari bandara Hong Kong setelah unjuk rasa pro-demokrasi sempat mendudukinya.

Dihantui kemungkinan adanya unjuk rasa susulan, puluhan WNI kembali mendatangi bandara Hong Kong, Selasa (13/08), untuk pulang ke Indonesia setelah sempat terjebak unjuk rasa di bandara itu pada Senin.
Selasa pagi, sekitar pukul 09.15 waktu setempat, 47 orang atlet renang DKI Jakarta serta pelatih dan pengurusnya, meninggalkan Kantor KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) di Hong Kong, menuju bandara.
Rombongan ini terdiri tim pelatda DKI Jakarta yang berjumlah 28 orang serta tim renang mahasiswa (PPLM) Jakarta berjumlah 19 orang.
Menurut pelatihnya, para atlet renang ini berada di Hong Kong untuk melakukan try out dalam kejuaraan renang Hong Kong Open 2019.
Mereka menginap di kantor konsulat setelah dijemput pihak KJRI di bandara Hong Kong pada Senin malam setelah penerbangan mereka ditunda karena pengunjukrasa memblokade bandara.
Selain atlet renang asal Jakarta, ada sekitar 20 WNI lainnya, seperti pekerja migran dan perorangan, yang sempat terjebak di bandar udara Hong Kong, sehingga tertunda penerbangannya, kata pejabat KJRI.
"Kita sedang mempersiapkan keberangkatan (puluhan WNI) untuk balik ke bandara untuk memproses penerbangan ke Indonesia," kata Pelaksana Tugas Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Mandala Purba, saat dihubungi wartawan BBC News Indonesia, Heyder Affan, melalui sambungan telepon, Selasa pagi.


Hong KongHak atas fotoANTHONY KWAN/GETTY
Image captionPengunjuk rasa pro-demokrasi sempat menduduki sebagian lokasi penting di bandara Hong Kong yang menyebabkan sedikitnya 100 penerbangan ditunda pada Senin.

Mereka memutuskan kembali ke bandara setelah mendapat kepastian bahwa bandara "sudah dibuka kembali" dan kepastian "adanya penerbangan", kata Mandala.
Sementara, pelatih renang DKI Jakarta, Albert Sutanto, mengatakan pihaknya memutuskan lebih awal mendatangi bandara untuk mengantisipasi kemungkinan adanya unjuk rasa susulan pada Selasa siang atau sore.
Sebagai opsi pertama, mereka akan meninggalkan Hong Kong pada penerbangan Chatay Pasific sekitar pukul 15.00 atau opsi keduanya pada sekitar pukul 19.00.
"Kita belum tahu penerbangan jam berapa," kata Albert, saat dihubungi BBC News Indonesia melalui sambungan telepon dari Jakarta, Selasa.


Hong KongHak atas fotoGAMA HAKIM
Image captionSebagian atlet renang DKI Jakarta serta sebagian pengurusnya terjebak di bandara Hong Kong, Senin (12/08).

Saat dihubungi, Albert dan tim renang Indonesia baru saja meninggalkan KJRI di Hong Kong, sekitar pukul 09.05 WIB untuk menuju bandara Hong Kong, dengan mengendarai bus.
Sesuai masukan dari KJRI, mereka memutuskan lebih awal ke bandara untuk mengantisipasi kemungkinan unjuk rasa akan terulang.
"Kalau naik yang jam 19.00 waktu setempat, kita dengar ada demo lagi antara pukul dua dan tiga. Jadi, kalau bisa kita sudah berada di dalam airport," papar Albert.
Belum lagi kalau nanti aparat kepolisian Hong Kong memblokade pengunjuk rasa dari kawasan bandara, tambahnya. "Kita takut enggak bisa masuk ke bandara juga."
'Saya khawatir ada bentrokan pendemo dan polisi?
Pelatih timnas renang DKI Jakarta, Albert Sutanto, yang bersama rombongannya sempat terjebak sekitar lima jam, mengaku dirinya sempat "takut" jika unjuk rasa di bandar udara Hong Kong itu berakhir bentrok.
"Yang kita khawatirkan kalau terjadi bentrokan antara polisi dan massa," ungkap Albert saat dihubungi melalui telepon.


Hong KongHak atas fotoANTHONY KWAN/GETTY
Image captionSelain memikirkan kemungkinan adanya bentrokan, Albert mengaku memikirkan pula keluarganya di Jakarta yang ingin terus mengetahui kondisinya di Hong Kong. "Mereka yang khawatir," ujarnya.

Apalagi, setelah melihat tayangan live televisi di bandara yang memperlihatkan kemungkinan aparat kepolisian akan melakukan sweeping di bandara.
Di titik inilah, Albert mulai risau dan agak khawatir bahwa bakal terjadi bentrokan terbuka antara pengunjukrasa dan polisi.
"Polisi kalau sudah sweeping, biasanya mereka tidak melihat lagi (apakah pendemo atau warga biasa), dan kita takut terkena dampaknya," katanya. "Kita takut terkena pukulan, lemparan benda keras."
Mereka kemudian memutuskan ke Terminal Dua dengan asumsi bahwa lokasi itu lebih sepi dan tidak dijangkau pengunjukrasa.
"Karena itulah, kami kemudian memutuskan untuk pindah ke Terminal Dua, sebelum aparat kepolisian datang," katanya.


Hong KongHak atas fotoANTHONY KWAN/GETTY
Image captionMassa pengunjuk rasa memblokade beberapa kawasan vital di bandara Hong Kong, Senin (12/08).

Selain memikirkan kemungkinan adanya bentrokan, Albert mengaku memikirkan pula keluarganya di Jakarta yang ingin terus mengetahui kondisinya di Hong Kong. "Mereka yang khawatir," ujarnya.
Untuk menenangkan keluarganya, dia mengirimkan video pendek dan foto-foto dari bandara saat dirinya dan rekan-rekannya terjebak.
"Dan keluarga saya merasa tenang, setelah saya kabarkan bahwa kami sudah diamankan oleh KJRI yang datang menjemput kami," ungkapnya.
Bagaimanapun, menurutnya, dirinya agak tenang lantaran aksi tersebut berjalan damai, "Kita orang Indonesia, demo di Indonesia justru lebih mengerikan. Di sini mereka tidak anarkis, mungkin karena lebih berpendidikan. Mereka tidak merusak, bahkan mereka memberi minuman dan makanan," ungkap Sutanto.


Hong KongHak atas fotoANTHONY KWAN/GETTY
Image captionPasangan keluarga yang hendak bepergian berada di antara pengunjuk rasa yang memenuhi bandara Hong Kong, Senin.

Sepengetahuannya, massa pendemo hanya meneriakkan pernyataan dan tuntutannya, tetapi tanpa ada aksi kekerasan.

Mengapa sampai 'bertahan' di bandara Hong Kong hingga lima jam?

Pada Senin, rombongan atlet renang DKI Jakarta menuju bandara Hong Kong untuk kembali ke Indonesia.
Saat tiba di bandara Hong Kong sekitar pukul 16.00 waktu setempat, Senin (12/08), Albert mengaku sempat "bingung" berada di antara "lautan manusia" yang semuanya mengenakan baju hitam.
"Kebingungan kami bertambah, karena saat tiba di counter Cathay, counter-counternya sudah diduduki pengunjukrasa," ungkap Albert saat dihubungi wartawan BBC News Indonesia, Heyder Affan, melalui sambungan telepon, sekitar pukul 09.15 WIB, Selasa (13/08).
"Dan di sana tidak ada petugas Cathay," tambahnya.


Hong KongHak atas fotoGAMA HAKIM
Image captionRombongan atlet renang DKI Jakarta saat berada di KJRI Hong Kong menjelang keberangkatan ke bandara pada Selasa (13/08) pagi.

Di hadapkan ketidakpastian, Albert dan rombongan berusaha mencari informasi tentang kepastian keberangkatan mereka kembali ke Indonesia. Tapi hasilnya nihil. "Ternyata memang tidak ada yang bekerja saat itu," ujarnya.
Walaupun mereka akhirnya memahami kemungkinan penerbangannnya ditunda, rombongan WNI ini masih berharap pada penerbangan sekitar pukul 12 malam. Toh harapan ini juga kandas. "Karena semua penerbangan dicancel seketika."
Mereka kemudian memutuskan ke Terminal Dua dengan asumsi bahwa lokasi itu lebih sepi dan tidak dijangkau pengunjukrasa.
"Di sana kita duduk-duduk dan berusaha kontak KJRI. Dan mereka tanggap dan langsung datang," jelasnya. Mereka kemudian 'diamankan', diberi makanan dan dijemput untuk dilarikan ke KJRI.


Hong KongHak atas fotoGAMA HAKIM
Image captionPuluhan atlet renang DKI Jakarta dan pengurusnya saat meninggalkan KJRI dengan menumpangi bus untuk menuju bandara, Selasa (13/08).

Setelah tertahan di bandara Hong Kong sejak pukul empat sore, mereka akhirnya meninggalkannya sekitar pukul 23.00 waktu setempat. "Jadi kita terjebak lebih dari lima jam."

'Sempat kesulitan berkomunikasi dengan keluarga di Jakarta'

Sementara itu, Gama Hakim, 28 tahun, official PPLM (Pusat Pendidikan Pelatihan Mahasiswa) Swimming team, Dinas Olah raga Pemprov DKI Jakarta, mengaku sempat "panik" saat menyaksikan kehadiran ribuan orang pengunjukrasa pro-demokrai yang memblokade bandara.
"Kita enggak bisa kemana-mana, terus semua petugas tidak ada," ungkapnya kepada BBC News Indonesia, Selasa pagi.


Hong KongHak atas fotoMIGUEL CANDELA/GETTY IMAGES
Image captionCalon penumpang di bandara Hong Kong yang penerbangannya tertunda karena unjuk rasa, Senin (12/08).

Apalagi, mereka kesulitan berkomunikasi dengan otoritas bandara untuk menanyakan kepastian penerbangannya.
"Mereka tidak bisa memberikan jawaban, selain bilang 'I don't know'," jelasnya.
Gama juga mengaku menghubungi keluarganya di Jakarta untuk menjelaskan situasi, namun dia sempat kesulitan berhubungan lantaran sinyalnya sempat hilang.
"Keluarga saya sempat panik, karena kesulitan kontak saya," akunya.
Dia mengaku khawatir terjadi bentroikan antara pengunjukrasa dan polisi.
"Kita khawatir polisi enggak pandang bulu," katanya

Senin, 12 Agustus 2019

Setya Novanto Ngaku Belajar Agama

Novanto dan Basir Bertemu di Sidang Suap Proyek PLTU Riau-1

Jakarta detikNews - Novanto dan Sofyan Basir sempat berjabat tangan usai sidang lanjutan kasus suap proyek PLTU Riau-1. Penasaran seperti apa ekspresi Novanto?

Novanto dan Basir Bertemu di Sidang Suap Proyek PLTU Riau-1

Novanto dan Basir Bertemu di Sidang Suap Proyek PLTU Riau-1



Senin 12 Agustus 2019, 19:49 WIB

Setya Novanto Ngaku Belajar Agama ke Luthfi Hasan di Penjara

Zunita Putri - detikNews

Jakarta - Terpidana korupsi e-KTP Setya Novanto mengaku saat ini sedang memperdalam ilmu agama. Novanto mengaku memiliki guru spiritual, yakni mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.
"Ada (guru spiritual) itu Pak LHI, siapa tuh Ketua PKS itu.. Luthfi Hasan," ujar Novanto di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).
Novanto mengaku banyak belajar ilmu agama dengan Luthfi. Novanto saat ini mengaku sudah hatam Alquran berkat Luthfi.
"Ya banyak belajar saya di sana, ada juga ditunjuk asistennya Pak Anum untuk memperdalam agama. Jadi untuk bisa khatam dan terus memperdalam keagamaan, bersyukurlah saya," katanya.
Dia mengatakan selepas dari Gunung Sindur akan terus mempelajari ilmu agama. "Ya ibadah terus lanjutin dari Gunung Sindur," katanya.
Luthfi Hasan adalah seorang terpidana korupsi impor daging sapi yang sedang menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin. Luthfi divonis hakim pada pengadilan tingkat pertama selama 16 tahun. Namun, di tingkat kasasi, Mahkamah Agung memvonis Luthfi 18 tahun penjara.
Hari ini Novanto bersaksi untuk terdakwa Sofyan Basir yang merupakan terdakwa dari kasus PLTU Riau-1. Novanto menghadiri sidang dengan penampilan berbeda yaitu merawat kumis dan jenggot.
Novanto mengaku saat ini selepas dari Gunung Sindur dia sedang mendalami ilmu agama. Dia juga mengaku telah menghatamkan Alquran satu kali dan saat ini sedang melanjutkan bacaan Alqurannya.
"Ya kalau di Gunung Sindur itu ya saya bersyukur bisa satu bulan penuh, saya hanya satu jam saja itu. Istilahnya di hari ke 11 saya bisa angin-angin, hanya satu jam. Terus di hari ke 15, bisa di masjid dan saya bersyukur yang tadinya saya baca Alquran terbata-bata, akhirnya di sana bisa khatam," katanya.
"Habis khatam bisa mencapai 16 juz, bersyukur," lanjut Novanto
























Setya Novanto/Foto: Pradita Utama

Kamis, 08 Agustus 2019

Putra Mbah Moen Silaturahmi ke Kediaman Habib Rizieq di Mekah

Kamis 08 Agustus 2019, 22:49 WIB

Putra Mbah Moen Silaturahmi ke Kediaman Habib Rizieq di Mekah

Jabbar Ramdhani - detikNews
Putra Mbah Moen Silaturahmi ke Kediaman Habib Rizieq di MekahFoto putra Mbah Moen berkunjung ke kediaman Habib Rizieq. (Foto: Repro)
Jakarta - Foto putra-putra KH Maimun Zubair atau Mbah Moen berkunjung ke kediaman Habib Rizieq Syihab beredar di media sosial. Putra Mbah Moen, Taj Yasin Maimoen, membenarkan peristiwa itu.

"Iya, benar (berkunjung ke kediaman Habib Rizieq)," kata Taj Yasin lewat pesan singkat, Kamis (8/8/2019).


Pria yang juga akrab dipanggil Gus Yasin ini mengatakan kunjungan ke rumah Habib Rizieq merupakan bagian dari silaturahmi. Dia mengatakan hal itu dilakukan di sela waktu ketika tengah berada di Arab Saudi.

"Iya silaturahim biasa di sela-sela kunjungan kita di Saudi," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah ini.

Dia membenarkan bahwa dalam kunjungan tersebut turut hadir KH Abdul Rouf (Gus Rouf), KH Majid Kamil Maimoen (Gus Kamil), dan KH Zuhrul Anam Hisyam.


Diketahui, Mbah Moen wafat di Mekah saat menjalankan ibadah haji pada Selasa (6/8) sekitar pukul 04.17 waktu Arab Saudi. Mbah Moen sempat disalatkan di Masjidil Haram. Jenazah Mbah Moen lalu dimakamkan di kompleks pemakaman tertua di Mekah, Al Ma'la.

Dalam momen itu, Habib Rizieq sempat datang dan berdoa di makam Mbah Moen.
(jbr/hri)

Selasa, 23 Juli 2019

Djoko Susilo Dan Djoko Santoso Serta Anas Urbaningrum



Sumber: https://www.merdeka.com/anas-urbaningrum/
Anas Urbaningrum
Foto:

Anas Urbaningrum


Nama Lengkap : Anas Urbaningrum
Alias : Anas | Urbaningrum
Profesi : Politisi
Agama : Islam
Tempat Lahir : Blitar, Jawa Timur
Tanggal Lahir : Selasa, 15 Juli 1969
Zodiac : Cancer
Warga Negara : Indonesia

Istri : Athiyyah Laila
Anak : Akmal NaseeryAqeela Nawal FathinaAqeel Najih Enayat,Aisara Najma Waleefa
BIOGRAFI
Anas Urbaningrum adalah seorang politikus partai Demokrat yang merupakan partai dominan di Indonesia sejak pemilu 2009. Terpilih pada usia ke-40, Anas merupakan pemimpin partai termuda di Indonesia. Ia sempat memimpin Divisi Otonomi Politik dan Daerah sebelum menjadi ketua fraksi Partai Demokrat di DPR. 

ARSIP BERITA