Senin, 11 Maret 2019

Mansa Musa, Orang 'Terkaya' Sepanjang Masa

Mansa Musa berkelana ke Mekah dengan rombongan berisi 60 ribu orang dan 12 ribu budak

Hak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionMansa Musa berkelana ke Mekah dengan rombongan berisi 60.000 orang dan 12.000 budak.
Pendiri Amazon Jeff Bezos adalah orang terkaya di dunia, menurut daftar miliuner Forbes 2019 yang dirilis pekan lalu. Dengan kekayaan senilai kurang lebih USD131 miliar Rp1,87 kuadriliun, ia adalah orang terkaya dalam sejarah dunia modern.
Namun ia bukanlah orang terkaya sepanjang masa.
Gelar tersebut dipegang oleh Mansa Musa, penguasa Afrika Barat di abad ke-14 yang amat sangat kaya sampai-sampai saking dermawannya, sedekah yang ia berikan menghancurkan perekonomian suatu negeri.
"Jumlah kekayaan Musa jika dihitung di masa kini sungguh luar biasa sampai-sampai hampir mustahil untuk benar-benar memahami betapa kaya dan berkuasanya ia saat itu," ungkap Rudolph Butch Ware, guru besar sejarah di Universitas California, kepada BBC.
Mansa Musa "lebih kaya daripada apa yang orang bayangkan", ujar Jacob Davidson yang menulis tentang raja Afrika tersebut untuk situs Money.com tahun 2015 lalu.
Pada tahun 2012, situs web AS Celebrity Net Worth memperkirakan jumlah kekayaan Musa berada di angka US$400 miliar atau sekitar Rp5,72 kuadriliun, namun sejarawan ekonomi satu suara bahwa kekayaannya tak mungkin diejawantahkan ke dalam angka.

10 orang terkaya sepanjang masa

  • Mansa Musa (1280-1337, raja Kerajaan Mali) kekayaan di luar nalar
  • Augustus Caesar (63 SM-14 M, kaisar Roma) Rp65,9 kuadriliun
  • Zhao Xu (1048-1085, kaisar Shenzong of Song di Cina) kekayaan tak terhitung
  • Akbar I (1542-1605, kaisar dinasti Mughal, India) kekayaan tak terhitung
  • Andrew Carnegie (1835-1919, industrialis keturunan Skotlandia-Amerika) Rp5,32 kuadriliun
  • John D Rockefeller (1839-1937, jutawan bisnis AS) Rp4,88 kuadriliun
  • Nikolai Alexandrovich Romanov (1868-1918, kaisar Rusia) Rp4,29 kuadriliun
  • Mir Osman Ali Khan (1886-1967, bangsawan India) Rp3,29 kuadriliun
  • William Sang Penakluk (1028-1087) Rp3,28 kuadriliun
  • Muammar Gadafi (1942-2011, penguasa Libya) Rp2,86 kuadriliun
Sumber: Money.com, Celebrity Net Worth

Raja emas

Mansa Musa lahir tahun 1280 di keluarga para penguasa. Saudara laki-lakinya, Mansa Abu-Bakr, memerintah kerajaan mereka hingga tahun 1312, ketika ia turun takhta untuk pergi dalam sebuah ekspedisi.
Menurut sejarawan Suriah abad ke-14, Shibab al-Umari, Abu-Bakr terobsesi dengan Samudera Atlantik dan segala sesuatu yang ada di baliknya.
Ia dikabarkan berangkat dalam sebuah ekspedisi dengan armada sebanyak 2.000 kapal serta ribuan pria, perempuan, dan budak. Mereka pergi berlayar, namun tak pernah kembali.
Beberapa sejarawan, seperti mendiang sejarawan Amerika Ivan Van Sertima, berasumsi bahwa rombongan Abu-Bakr berhasil mencapai Amerika Selatan. Namun tak ada bukti yang mendukung asumsi tersebut.
Bagaimana pun, akhirnya Mansa Musa lah yang mewarisi takhta yang ditinggalkan sang saudara laki-laki.
Di bawah kepemimpinannya, Kerajaan Mali berkembang pesat. Ia berhasil menguasai 24 kota baru, termasuk Timbuktu.
Kerajaan tersebut membentang sepanjang 3.128 kilometer, dari Samudera Atlantik hingga daerah yang kini merupakan Niger, termasuk kawasan-kawasan yang kini menjadi Senegal, Mauritania, Mali, Burkina Faso, Niger, Gambia, Guinea-Bissau, Republik Guinea, dan Pantai Gading.
Peta Kerajaan Mali
Image captionPeta Kerajaan Mali
Dengan wilayah kekuasaan yang sangat luas, sumber daya alam yang dimiliki Kerajaan Mali pun sangat besar, termasuk emas dan garam.
Pada masa kekuasaan Mansa Musa, Kerajaan Mali memiliki hampir separuh jumlah emas yang beredar di kawasan Dunia Lama - negeri-negeri di Afrika, Asia dan Eropa - menurut British Museum.
Dan semuanya milik sang raja.
"Sebagai penguasa, Mansa Musa punya akses yang hampir tidak terbatas terhadap sumber-sumber kekayaan paling bernilai pada abad pertengahan," ujar Kathleen Bickford Berzock, yang merupakan spesialis seni Afrika di Block Museum of Art di Universitas Northwestern, kepada BBC.
"Pusat-pusat perdagangan besar yang menggunakan emas dan komoditas lain sebagai alat tukar juga berada di daerah kekuasaannya, dan ia memperoleh kekayaannya dari aktivitas perdagangan tersebut," tambahnya.

Perjalanan ke Mekah

Walaupun Kerajaan Mali menjadi sumber emas, kerajaan tersebut tidak banyak dikenal.
Hal ini berubah ketika Mansa Musa, seorang Muslim yang taat, memutuskan untuk berhaji ke Mekah, melalui Gurun Sahara dan Mesir.
Perjalanan ke Mekah membuat Mali dan Mansa Musa dikenal dunia - sebuah fotokopi peta Catalan Atlas dari 1375Hak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionPerjalanan ke Mekah membuat Mali dan Mansa Musa dikenal dunia - sebuah fotokopi peta Catalan Atlas dari 1375
Sang raja dikabarkan berangkat dari Mali bersama dengan rombongan berisi 60.000 orang.
Ia membawa serta seluruh pejabat dan hakim-hakim kerajaan, pasukan tentara, penghibur, pedagang, penunggang unta dan 12.000 budaknya, juga serobongan kambing dan sapi untuk persediaan makanan.
Rombongannya tampak seperti sebuah kota yang bergerak melalui gurun.
Kota yang para penghuninya, termasuk para budaknya, mengenakan pakaian dengan brokat emas dan sutra Persia terbaik. Ratusan unta beruntun, masing-masing mengangkut ratusan kilogram emas murni.
Benar-benar sebuah pemandangan luar biasa.
Dan pemandangan itu tampak lebih mewah saat rombongannya mencapai Kairo, di mana mereka dapat benar-benar menunjukkan kekayaan mereka.
Kisah Banjir Emas di Kairo
Mansa Musa meninggalkan kesan tak terlupakan di Kairo, hingga al-Umari, yang mengunjungi kota itu 12 tahun setelah kedatangan Mansa Musa ke sana, ingat bagaimana orang-orang Kairo menyanjung-nyanjung raja Mali tersebut.
Dengan 'boros' Mansa Musa memberikan emas yang dibawanya di Kairo, sampai-sampai persinggahannya selama tiga bulan di kota tersebut menyebabkan anjloknya harga emas di kawasan tersebut selama 10 tahun dan menghancurkan perekonomian di sana.
Perusahaan teknologi AS, SmartAsset.com, memperkirakan - berdasarkan penyusutan nilai emas - perjalanan haji Mansa Musa menyebabkan kerugian ekonomi senilai US$1,5 miliar atau sekitar Rp21,4 triliun di seantero Timur Tengah.
Dalam perjalanan pulangnya, Mansa Musa melintasi Mesir kembali, dan menurut beberapa orang, ia mencoba untuk membantu mengembalikan perekonomian Mesir dengan menarik sebagain emas dari peredaran dengan cara meminjamnya menggunakan suku bunga yang amat tinggi dari para pemberi pinjaman Mesir.
Yang lainnya mengatakan ia sangat boros sampai-sampai kehabisan emas.
Lucy Duran dari School of African and Oriental Studies di London mencatat bahwa para penghibur Mali, yang merupakan pendongeng balada sejarah, khususnya, marah terhadap Mansa Musa.
"Ia membagikan terlalu banyak emas sepanjang perjalanan hingga para penghibur tak mau memuja-mujinya lagi dalam nyanyian mereka karena mereka berpikir bahwa ia menghambur-hamburkan sumber daya alam lokal di luar kerajaan," ujarnya.
Sangat perhatian dengan dunia pendidikan
Tak ada keraguan bahwa Mansa Musa menghabiskan, atau menghamburkan, banyak sekali emas sepanjang perjalanan hajinya. Namun justru kedermawanannya itulah yang menarik perhatian dunia.
Mansa Musa membuat kerajaannya, Mali, dan dirinya sendiri diakui dunia. Pada peta Catalan Atlas yang berasal dari tahun 1375, sebuah lukisan bergambar seorang raja Afrika yang duduk di atas singgasana emas di puncak Timbuktu, sambil memegang sepotong emas di tangannya.
Timbuktu menjadi El Dorado-nya Afrika dan orang-orang datang dari negeri yang dekat dan jauh untuk melihatnya.
Pada abad ke-19, negeri tersebut masih menyimpan sebuah mitos sebagai kota emas yang hilang di ujung dunia, dan menjadi incaran para pemburu dan penjelajah Eropa, di mana hal ini sebagian besar berkat apa yang dilakukan Mansa Musa 500 tahun sebelumnya.
Mansa Musa memerintahkan pembangunan Mesjid Djinguereber yang terkenal di tahun 1327Hak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionMansa Musa memerintahkan pembangunan Mesjid Djinguereber yang terkenal di tahun 1327.
Mansa Musa kembali dari Mekah bersama sejumlah cendekiawan Islam, termasuk keturunan langsung Nabi Muhammad dan penulis puisi sekaligus arsitek Andalusia bernama Abu Es Haq es Saheli, yang dikenal sebagai perancang Mesjid Djinguereber yang terkenal.
Raja dikabarkan membayarnya dengan 200 kilogram emas, yang jika dikonversikan ke dalam mata uang saat ini menjadi sebesar Rp117,2 miliar.
Selain mendorong dunia seni dan arsitektur, ia juga mendanai dunia sastra dan membangun banyak sekolah, perpustakaan, dan mesjid.
Tak lama, Timbuktu berubah menjadi pusat pendidikan dan banyak orang berdatangan dari berbagai belahan dunia untuk belajar di tempat yang kini dikenal sebagai Universitas Sankore.
Raja yang kaya itu juga sering kali dianggap berjasa karena telah memulai tradisi pendidikan di Afrika Barat, meskipun kisah tentang kerajaannya hanya sedikit diketahui orang di luar Afrika Barat.
"Sejarah dicatat oleh para pemenang," menurut Perdana Menteri Inggris di masa Peradang Dunia II, Winston Churchill.
Setelah Mansa Musa meninggal dunia tahun 1337, pada usia 57, kerajaannya diwariskan kepada putra-putranya yang tak mampu menjaga keutuhan kerajaan. Sejumlah daerah memisahkan diri dan akhirnya kerajaan itu pun runtuh.
Kedatangan bangsa Eropa di kemudian hari ke Afrika menjadi titik akhir kehancuran kerajaan Mali.
"Sejarah periode abad pertengahan masih dilihat sebagian besar orang sebagai sejarah dunia Barat," ujar Lisa Corrin Graziose, direktur Block Museum of Art, menjelaskan mengapa kisah tentang Mansa Musa tak populer.
"Jika saja bangsa Eropa tiba dalam jumlah besar di masa Musa memerintah, dengan Mali yang tengah berada di puncak kejayaannya dengan pasukan militer dan kekuatan ekonomi dibandingkan kondisi ratusan tahun setelahnya, pasti semuanya tidak akan seperti yang kita lihat saat ini," ujar Ware.

Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam;Siti Aisyah Bebas Saat Ulang Tahun

Siti Aisyah, perempuan WNI yang dituduh membunuh Kim Jong-namsaudara tiri Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un —dibebaskan setelah dakwaan terhadapnya dicabut. Saat berbicara setelah pembebasannya, Siti mengaku "tidak menyangka". "Perasaan saya sangat bahagia, nggaknyangka hari ini hari kebebasan saya," 

ujarnya, sembari menambahkan bahwa dirinya akan bertemu keluarga setibanya di Indonesia.
Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum, dekat
Siti Aisyah
Ketika ditanya kondisinya, Siti mengatakan "sehat-sehat".
"Pelayanan daripada penjara pun bagus, tak ada apapun yang ditekankan, Semua mensupport, membagi sokongan."
Kim Jong-namHak atas fotoAFP/GETTY IMAGES
Image captionKim Jong-nam, saat difoto pada 2001 silam, merupakan kakak tiri Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un
Dalam pernyataan tertulis, Lalu Muhammad Iqbal selaku Direktur Perlindungan WNI dari Kementerian Luar Negeri RI memaparkan putusan hakim terhadap Siti Aisyah.
"Alhamdulillah di persidangan yang baru saja berlangsung, Jaksa Penuntut Umum telah menyatakan 'menghentikan tuntutan terhadap Siti Aisyah'.
"Pengacara meminta agar bukan hanya dihentikan tapi dibebaskan penuh. Namun Hakim memutuskan "Discharge Not Amounting to Acquital" (tuntutan dihentikan dan Siti Aisyah bebas). KBRI langsung membawa SA ke KBRI. Segera setelah administrasi pemulangan selesai, SA akan dipulangkan," sebut Lalu.
Keterangan ini sejalan dengan pernyataan Hakim Azmin Ariffin di Pengadilan Shah Alam yang menyetujui permintaan jaksa untuk mengugurkan dakwaan terhadap Siti Aisyah, sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP.
"Dia dapat bebas sekarang," ujar hakim.
Dalam permintaan untuk mengugurkan dakwaan, jaksa Muhammad Iskandar Ahmad tidak mencantumkan alasan mengapa dirinya mengajukan permintaan tersebut. Dia hanya mengatakan Siti Aisyah dapat bebas meninggalkan Malaysia.
Namun, pembebasan itu tidak berlaku untuk warga Vietnam, Doan Thi Hiong, yang juga dituduh membunuh Kim Jong-nam.
"Dakwaan terhadap Siti ditarik, tapi dakwaan terhadap Doan tidak. Tiada alasan yang dikemukakan. Kami tidak tahyu atas dasar apa dakwaan ditarik," kata pengacara Doan, Hisyam Teh, sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.
Doan Thi Huong dan Siti AisyahHak atas fotoREUTERS/AFP
Image captionDoan Thi Huong (kiri) dan Siti Aisyah (kanan) mengklaim dijebak oleh agen-agen Korea Utara.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Armanatha Nasir, mengatakan, pembebasan Siti Aisyah merupakan buah dari kerja keras pemerintah Indonesia.
"Bebasnya Siti Aisyah ini adalah suatu proses panjang dari upaya negara kita untuk membebaskan Siti Aisyah dari hukuman mati," ujar Armanatha di Jakarta, Senin (11/3).
"Sebab sejak Siti Aisyah ditangkap, Bapak Presiden meminta dilakukannya koordinasi erat antara Menteri Luar Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Kapolri, Jaksa Agung dan Kepala BIN," sambungnya.
Siti dan Doan Thi Huong, dituduh membunuh Kim Jong-nam dengan mengusapkan zat beracun VX pada wajah cucu pendiri Korea Utara itu saat dia tengah menunggu pesawat di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Februari 2017 lalu.
Siti dan Doan sejak awal mengatakan bahwa mereka dijebak untuk melakukan pembunuhan itu, karena setahu mereka hal itu sekadar lucu-lucuan untuk acara kelakar di televisi.
Untuk acara tersebut, mereka mengaku dibayar orang yang 'mirip orang Jepang atau Korea,' sebesar RM400, atau sekitar Rp1,2 juta.
Para agen rahasia Korea Utara diduga memperdaya kedua perempuan itu untuk melancarkan serangan yang menghebohkan dunia itu. Sejauh ini Pyongyang menyangkal keterlibatan mereka.
Selain Siti dan Doan, terdapat empat warga Korea Utara yang diyakini terlibat. Kepolisian Malaysia berupaya melacak mereka, namun mereka diduga telah melarikan diri dari Malaysia sesaat setelah pembunuhan berlangsung.
sumber:  https://www.bbc.com/indonesia/dunia-47519881

Kamis, 28 Februari 2019

Harus dihindari Atlet ;alkohol, seks, dan wanita.

Banyak petarung di Amerika yang minum-minum setelah bertanding, 
saya sering melihat sendiri. Dan 80% berakhir dengan mabuk. 
Tetapi kebanyakan mereka adalah petarung dengan prestasi biasa-biasa saja, 
seperti mempunyai rekor sekali menang, dua kali kalah


Khabib Nurmagomedov mengungkapkan tiga hal yang harus dijauhi oleh para atlet jika ingin meraih kesuksesan. Ketiga hal yang menurut Khabib harus dihindari para atlet adalah kecanduan alkohol, seks, dan wanita.
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 28 43 2024242 khabib-ungkap-3-hal-yang-jadi-musuh-utama-para-atlet-bReEzmKz6J.jpg
Khabib Nurmagomedov (Foto: REUTERS)
    Sejak memulai debut sebagai petarung Ultimate Fighting Championship (UFC), Khabib memang menjadi salah satu atlet ternama. Namanya semakin dikenal khalayak luas setelah memenangkan pertarungan sengit melawan Conor McGregor Oktober tahun lalu

      Khabib Nurmagomedov
      Meski sudah menjadi salah satu atlet dengan nama besar, Khabib nyatanya tidak terlalu menyukai hal-hal yang bersifat hedonism. Petarung berkebangsaan Rusia tersebut justru memilih untuk tetap bersikap rendah hati dan berpegang teguh pada ajaran agama yang dianutnya, yakni Islam.
      “Alkohol, wanita, dan seks merupakan musuh utama para atlet. Tiga unsur tersebut membuat Anda merasa lalai, dan akhirnya melemahkan seorang atlet,” ucap Khabib, seperti disadur dari Fox Sport, Jumat (1/3/2019).
      Khabib Nurmagomedov
      “Saya sering diundang ke klub malam, namun selalu menolak dengan memberikan alasan bahwa saya seorang Muslim. Mereka mengatakan bahwa banyak petarung Muslim yang suka ke klub. Saya bilang mungkin saja karena seorang Muslim bisa melakukannya, namun Islam melarang,” sambungnya.
      “Banyak petarung di Amerika yang minum-minum setelah bertanding, saya sering melihat sendiri. Dan 80% berakhir dengan mabuk. Tetapi kebanyakan mereka adalah petarung dengan prestasi biasa-biasa saja, seperti mempunyai rekor sekali menang, dua kali kalah,” tutup petarung berusia 30 tahun itu.
      sumber:

      Minggu, 24 Februari 2019

      Kami khawatir ya Allah Tak ada lagi yang menyembah-Mu

      Doa Neno Warisman Tuai Kontroversi, Ini Tanggapan Kubu Jokowi, Prabowo, JK, hingga Mahfud MD
      Tribunnews.com/Danang Triatmojo
      Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Neno Warisman turut hadir ke lokasi Malam Munajat 212 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019) malam 
      Sejumlah tokoh ramai-ramai mengomentari doa Neno Warisman yang menuai kontroversi. 
      Mulai dari kubu Jokowi, Prabowo, Jusuf Kalla, hingga Mahfud MD

      Fahri Hamzah menanggapi soal puisi Neno Warisman (Twitter Fahri Hamzah)
      Waketum Partai Gerindra saat hadir dalam Malam Munajat 212 di Jakarta, Kamis (21/2/2019) malam
      Waketum Partai Gerindra saat hadir dalam Malam Munajat 212 di Jakarta, Kamis (21/2/2019) malam (Tribunnews.com/Danang Triatmojo)



      Sebagaimana diketahui, Neno Warisman menyampaikan doa dalam acara Munajat 212 di Monas, Kamis 
      Acara ini dihadiri ribuan orang termasuk para tokoh pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Prabowo-Sandi
      Di antaranya, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Fadli Zon, Fahri Hamzah, serta petinggi Front Pembela Islam (FPI).
      Di sela acara, Neno Warisman yang termasuk dalam tim pemenangan kubu Prabowo-Sandi membacakan puisi sekaligus doa.
      Ada bait yang menjadi kontroversial
      Berikut sepenggal puisi dan doa Neno Warisman yang dibacakan di acara Munajat 212 sembari terisak.
      "jangan, jangan Engkau tinggalkan kami
      dan menangkan kami
      Karena jika Engkau tidak menangkan
      Kami khawatir ya Allah
      Kami khawatir ya Allah
      Tak ada lagi yang menyembah-Mu."
      Petikan puisi dan doa itu pun menuai kontroversi yang bagi sebagian pihak disebut sebagai bentuk ancaman kepada Tuhan.
      Sejumlah tokoh pun ikut buka suara terkait doa sekaligus puisi Neno Warisman tersebut.
      Tribunnews.com merangkum dari berbagai sumber, berikut komentar dan tanggapan dari kubu Jokowi, Prabowo, Jusuf Kalla, hingga Mahfud MD soal doa Neno Warisman:
      1. Luhut Binsar Pandjaitan
      Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan berkomentar soal puisi yang dibacakan Neno Warisman.
      "Saya pikir tidak benarlah berdoa mengancam Tuhan," ujar Luhut di Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).
      Luhut kemudian mengutip perkataan Presiden keempat Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
      "Kata Gus Dur begini ‘Pak Luhut, Tuhan itu tak perlu dilindungi, yang perlu dilindungi itu kita.' Itu Gus Dur yang bilang saya temenan dengan beliau," tutur Luhut.
      2. Jusuf Kalla
      Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menyebut puisi yang dilantangkan Neno Warisman dalam acara Munajat 212 adalah bentuk kampanye yang keliru.
      Hal itu disampaikan Jusuf Kalla setelah menghadiri acara Forum Silaturahmi Gawagis Nusantara di Hotel Wyndham Surabaya, Sabtu (23/2/2019).
      Pada awak media, Jusuf Kalla mengatakan, lebih baik menggunakan metode kampanye yang benar, terlebih puisi Neno Warisman berisi cukup keras dan menyinggung masalah agama.
      "Saya rasa keliru. Ya namanya kampanye, tapi kampanye yang keliru," kata Jusuf Kalla, dikutip dari Tribun Jatim
      3. Fahri Hamzah
      Berbeda dengan yang lain, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah justru memberi pujiannya untuk Neno Warisman.
      Lewat akun Twitter-nya yang sudah terverifikasi, Fahri Hamzah menyebut, puisi Neno Warisman mengetuk pintu langit.
      "Bener2 mengetuk pintu langit," tulis akun Twitter Fahri Hamzah.
      4. Fadli Zon
      Senada dengan Fahri Hamzah, Fadli Zon menyebut, puisi yang dibacakan Neno Warisman merupakan kutipan doa.
      "Saya kira puisinya Mba Neno adalah kutipan dari doa ya, doa Perang badar, sama sekali enggak ada masalah dengan itu," kata Fadli saat dijumpai di Bekasi, Minggu, (24/2/2019).
      Menurut Fadli, puisi tersebut sangat bagus dan tidak ada yang salah dengan isi puisinya, terlebih pembacaan puisi dilakukan di acara malam Munajat 212.
      "Saya kira itu sangat bagus kok dan itu kan disampaikan dalam acara munajat. Munajat itu adalah tempat kita untuk memohon doa, memohon pertolongan, memohon bantuan dari Allah SWT," ungkap Fadli, dikutip dari Tribun Jakarta.
      5. Falah Amru
      Sekretaris Umum Baitul Musliman Indonesia (Bamusi), Falah Amru ikut mengkritisi doa Neno Warisman.
      Menurutnya, doa tersebut tidak patut disampaikan dan doa seharusnya demi kebaikan umat.
      "Doa yang baik itu adalah mendoakan kebaikan untuk semua umat, bukan berdoa seakan mengancam Tuhan," ucap Falah melalui keterangan tertulisnya, Minggu (24/2/2019).
      Menurut Falah, puisi doa yang dilakukan Neno Warisman tidak beradab.
      Kalaupun alasannya mengikuti doa yang pernah dilakukan Nabi SAW, doa tersebut dalam kondisi dan keadaan yang sangat berbeda.
      "Oleh karena itu, puisi doa yang dilakukan Neno adalah doa yang sangat tidak beradab karena dilakukan dalam kondisi yang sungguh jauh berbeda."
      "Kepentingannya hanya urusan politik keduniaan," kata Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini.
      6. Mahfud MD
      Lewat cuitan di akun pribadinya, @mohmahfudmd, Mahfud MD memberikan komentar saat ada netter yang bertanya pendapatnya soal doa Neno Warisman itu.
      "Slmt petang proof. Prof sy mu nanya ttg puisi ato do.a neno warisma apakah itu di bolehkn dlm agama prof. Mksh prooof smoga sehat selalu," tanya seorang netter.
      Mahfud MD menjawab, Tuhan bisa mendengar doa apa saja, tetapi manusia, bisa menilai motif doa dari lahiriyahnya.
      Mahfud MD pun turut mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang bermakna, "kita menilai berdasar apa yang tampak, Allah menghakimi yang sejatinya."
      Sehingga, kita tidak bisa melarang siapa pun mau berdoa seperti apa.
      "Tuhan bs mendengar doa apa sj. Tapi manusia bs menilai motif doa dari lingkungan lahiriyahnya. "Nahnu nahkumu bil dzawahir, wallaah yahkumu bil bawathin". Kita boleh menyikapi scr lahir, tapi Allah yg menentukan maqbul atau tidaknya. Kita tak bs melarang orng mau berdoa apa pun," demikian pernyataan dari Mahfud MD. (Tribunnews.com/Sri Juliati)



      Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Doa Neno Warisman Tuai Kontroversi, Ini Tanggapan Kubu Jokowi, Prabowo, JK, hingga Mahfud MD, http://www.tribunnews.com/section/2019/02/24/doa-neno-warisman-tuai-kontroversi-ini-tanggapan-kubu-jokowi-prabowo-jk-hingga-mahfud-md?page=all.
      Penulis: Sri Juliati
      Editor: suut amdani


      Jumat, 22 Februari 2019

      Tiga Gerakan Kacaukan Pemilu

      "Janganlah menyebar berita hoaks, kita akan terhormat apabila fair dalam kontestasi karena hoakshasilnya tidak akan baik dan menimbulkan sakit hati antara satu dengan yang lain. Tetapi, apabila kalah secara terhormat dan menang secara terhormat, maka negara ini dapat berjalan dengan baik," 

      Rabu, 20 Februari 2019

      Erdogan; Bangkitkan Kembali Kekaisaran Ottoman

      Erdogan Ingin Bangkitkan Kembali Kekaisaran Ottoman

      Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dianggap bermimpi menciptakan kembali 'Kekaisaran Ottoman'.
      Seperti yang disampaikan oleh Shaaban, seorang Penasehat Presiden Suriah Bashar al-Assad.
      Pernyataan tersebut muncul setelah dirinya mengetahui rencana Turki yang ingin mendirikan " zona penyangga " di Suriah Utara.
      Suriah: Erdogan Ingin Bangkitkan Kembali Kekaisaran Ottoman
      Arif Akdogan/Bloomberg
      Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan 

      Tanggapannya itu menyusul kabar yang beredar pada akhir Januari lalu, setelah Erdogan melakukan perbincangan melalui telepon dengan mitranya di Amerika Serikat (AS), Presiden Donald Trump.
      Saat itu Trump mengusulkan agar Turki membangun zona penyangga sepanjang 30 kilometer atau 19 mil di Utara Suriah.
      Dikutip dari laman Sputnik News, Rabu (20/2/2019), menurut Erdogan, zona keamanan pada masa depan harus dikendalikan oleh militer Turki.
      Sebelumnya pada Januari 2018, Turki melancarkan operasi militer di kota Afrin yang terletak di barat laut Suriah terhadap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang didukung AS.
      YPG dianggap Turki sebagai afiliasi Partai Pekerja Kurdistan (PKK).
      Turki pun memasukkan kelompok tersebut ke dalam daftar organisasi teroris.
      Perlu diketahui, pada puncak kekuasaannya di abad ke-15 dan 16, Kekaisaran Ottoman juga dikenal sebagai Kekaisaran Turki dan menguasai wilayah yang sangat luas di Asia Barat.Wilayah yang pernah dikuasai Ottoman diantaranya Suriah, bagian dari Kaukasus, Semenanjung Arab, dan Afrika Utara.
      Kekaisaran Ottoman pun runtuh pada 1920-an, setelah lebih dari enam abad muncul dan memberikan pengaruhnya.
      Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Suriah: Erdogan Ingin Bangkitkan Kembali Kekaisaran Ottoman, http://www.tribunnews.com/internasional/2019/02/20/suriah-erdogan-ingin-bangkitkan-kembali-kekaisaran-ottoman.
      Penulis: Fitri Wulandari
      Editor: Malvyandie Haryadi

      Jumat, 15 Februari 2019

      PERISTIWA HARI INI; Malaysia Airlines Menghilang Misterius; MAKAM FIRAUN DIBONGKAR[Singapura Jatuh ke Tangan Jepang ; Deklarasi PRRI

      Singapura Jatuh ke Tangan Jepang ; Deklarasi PRRI 
      Harini.

      JAKARTA - Berbagai peristiwa telah terjadi pada 15 Februari. Sebut saja, pertempuran Singapura yang menyebabkan jatuhnya Singapura ke tangan Jepang pada Februari 1942.
       Selain itu, Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) juga dideklarasikan pada 15 Februari.
      sd
      Berikut Okezone merangkum berbagai perstiwa yang terjadi pada 15 Februari, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org, Jumat (15/2/2019):
      1. Lahirnya Hamzah Haz - 1940
       15 Februari 1940, merupakan hari kelahiran mantan Wakil Presiden Republik Indonesia kesembilan, Hamzah Haz. Pria yang lahir di Ketapang, Kalimantan Barat itu menjabat sebagai wakil presiden sejak tahun 2001, bersamaan dengan naiknya Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden Republik Indonesia.
      Dalam dunia politik, Hamzah Haz tercatat pernah menduduki jabatan dalam kursi pemerintahan. Diantaranya, menjadi Wakil Ketua DPW Nahdatul Ulama (NU) dan wakil rakyat bagi NU (1971), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (1998), Wakil Ketua DPR-RI (1999-2004), dan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesajahteraan Rakyat saat pemerintahan Abdurrahman Wahid.
      sd
      2. Pertempuran Singapura - 1942

      Pertempuran Singapura terjadi pada teater Asia tenggara perang Dunia II, yang mengakibatkan jatuhnya Singapura ke tangan Jepang. Pertempuran ini berlangsung dari 7 hingga 15 Februari 1942. Dalam pertempuran ini, sekira 80 ribu tentara India, Australia, dan Britania Jaya menjadi tahanan perang, bergabung dengan 50 ribu yang ditawan dalam Pertempuran Malaysia. Pertempuran ini berhasil dimenangkan oleh Jepang setelah pasukan sekutu yang dipimpin Letnan Jenderal Arthur Percival dari Inggris menyerah.
      3. Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia - 1958
      15 Februari 1958 menjadi hari pendeklarasian Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). PRRI merupakan salah satu gerakan pertentangan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat (Jakarta). Pendeklarasian ini ditandai dengan keluarnya ultimatum dari dewan perjuangan yang dipimpin oleh Kolonel Ahmad Husein di Padang, Sumatera Barat.
      Sebab berdirinya PRRI adalah tuntutan otonomi luas dan kekecewaan terhadap pemerintah pusat karena dianggap telah melanggar undang-undang. Selain itu, kekecewaan terhadap pemerintah yang cenderung sentralis, sehingga pembangunan di daerah menjadi terabaikan.
      4. Meninggalnya Syafruddin Prawiranegara - 1989
      15 Februari 1989, menginjak usia 77 tahun, Syafrudin Prawiranegara menghembuskan nafas terakhirnya. Syafrudin Prawiranegara merupakan seorang pejuang kemerdekaan, yang pernah menjabat sebagi Ketua Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).
      Selain itu, ia pernah menyandang jabatan sebagai Wakil Perdana Menteri, Menteri Keuangan, dan Menteri Kemakmuran. Ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia dan menjabat sebagai Perdana Meneteri bagi kabinet tandiangan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Sumatera Tengah pada 1958.
      Di masa tuanya, Syafrudin menyibukan diri dengan berdakwah. Dalam aktivitas keagamaanya, ia pernah menjabat sebagai Ketua Korp Mubalig Indonesia (KMI). Ia juga sempat menyusun buku Sejarah Moneter dengan bantuan Oei Beng To, direktur utama Lembaga Keuangan Indonesia.
       sd
      5. Referendum Konstitusi Venezuela - 2009
      Referendum Konstitusi Venezuela mengakhiri pembatasan dua kali masa jabatan unuk Presiden Venezuela, Gubernur, Walikota, dan Deputi. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada 15 Februari 2009 dengan mengandemen beberapa pasal Konstitusi Venezuela.
      Pasal yang diamandemenkan dalam referendum ini, antara lain pasal 160, 162, 174, 192, dan pasal 239 Konstitusi Venezuela. Usulan amandemen ini disetujui sekira 54 persen pemilih dalam sebuah pemilihan yang oleh pengamat Internasional dikatakan “bebas dan jujur”, di mana terdapat 67 persen pemilih yang menggunakan hak suaranya berpartisipasi.
      (wal)
      sumber: Witri Nasuha, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 13:22 WIB