Senin, 09 Januari 2017

Kapolri: Jangan Sembarangan Sebarkan Informasi

Senin , 09 January 2017, 18:25 WIB

Kapolri: Jangan Sembarangan Sebarkan Informasi di Medsos

Red: Esthi Maharani
Republika/Prayogi
Masyarakat membubuhkan cap tangan saat kegiatan sosialisasi sekaligus deklarasi masyarakat anti hoax di Jakarta,Ahad (8/1).
Masyarakat membubuhkan cap tangan saat kegiatan sosialisasi sekaligus deklarasi masyarakat anti hoax di Jakarta,Ahad (8/1).
REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Kapolri Jenderal Pol HM Tito Karnavian menegaskan masyarakat yang biasa menggunakan media sosial untuk tidak sembarangan menyebarkan informasi yang tidak berdasar atau sesuai dengan fakta.

"Perkembangan teknologi akhir-akhir ini berpotensi disalahgunakan, sosial media yang bisa menembus ruang dan waktu sering dimanfaatkan untuk menyebarkan berita bohong/sampah (hoax)," kata Kapolri Tito Karnavian, Senin (9/1).

Celakanya, lanjut dia, informasi hoax tersebut sering disebarluaskan ulang oleh pengguna media sosial lainnya yang tidak benar-benar paham. Menurut dia, menyebarkan berita/informasi bohong merupakan tindak pidana/pelanggaran hukum yang dapat menjerat pelakunya masuk penjara.

Berdasarkan kondisi tersebut, masyarakat pengguna sosmed untuk hati-hati memanfaatkan teknologi informasi terutama jika mendapat kiriman informasi yang berpotensi mencemarkan nama baik seseorang, atau sifatnya provokatif mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengancam persatuan bangsa.

"Jika mendapatkan kiriman informasi atau berita dari media online, jangan mudah terpancing emosi dan ikut-ikutan menyebarkannya ke teman-teman jaringan sesama pengguna sosmed. Pelajari dan lakukan pengecekan ulang setiap informasi dan berita yang beredar di sosmed," katanya.

Dia menjelaskan, untuk menertibkan penyalahgunaan sosmed dan penyebaran berita hoax, pihaknya akan memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap masyarakat yang menyalahgunakan perkembangan teknologi informasi dengan membentuk Biro Multi Media.

Setiap informasi atau berita yang beredar di sosmed dan diyakini tidak benar atau bersifat fitnah mencemarkan nama baik seseorang, lembaga, akan diproses sesuai dengan ketentuan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektonik (ITE).

"Semua berita hoax akan dilacak oleh tim khusus, siapapun yang terbukti melakukan penyebaran berita bohong akan ditindak tegas karena merupakan tindak pidana," ujar kapolri.
Sumber : antara

Warga Padang Dan Pantai Barat Sumatera Kaget. Gempa...Gempa..

Warga Padang berhamburan akibat gempa

 | 2.013 Views
Warga Padang berhamburan akibat gempa
ilustrasi: Warga Padang Mengungsi Setelah Gempa Bumi Warga mengungsi setelah terjadinya gempa berpotensi tsunami di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (2/3/16). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww/16)
Padang (ANTARA News) - Warga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berhamburan ke luar rumah dan menghentikan aktivitas di dalam ruangan akibat terjadinya gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter pada pukul 18.28 WIB di daerah itu.

"Saya bersiap akan melaksanakan shalat Maghrib kemudian terasa gempa cukup kuat, saya berlari keluar rumah," kata salah seorang warga Padang Budi (26) di Padang, Senin.

Ia mengatakan getaran gempa yang dirasakan cukup lama sehingga saat berhenti pun ia merasa pusing.

Baca Juga : Gempa 5,9 Skala Richter guncang Padang

Warga lainnya Lina (23) yang juga merasakan gempa mengaku sedang bekerja di dalam ruangan saat terjadi gempa, dan langsung berlari ke luar takut gempa berakibat fatal pada bangunan tempat ia bekerja.

"Saya kaget. Gempanya cukup kuat dan lama," ujarnya.

Selain berhamburan keluar rumah dan bangunan lainnya, sebagian toko yang berada di kawasan Pondok, Kota Padang langsung tutup dan para karyawan memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Takutnya ada gempa susulan jadi kami memutuskan tutup toko dan pulang," kata salah seorang karyawan toko di Padang, Nova (25).

Baca Juga : BMKG pastikan gempa Sumbar tidak berpotensi tsunami

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, gempa yang diarasakan warga Padang itu berkekuatan 5,5 Skala Richter dan 1.69 Lintang Selatan dan 100.31 Bujur Timur atau 64 kilometer barat laut Pesisir Selatan.

Gempa tersebut terjadi pada pukul 18.28 WIB dengan kedalaman 17 kilometer.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017


BMKG: gempa Sumbar tidak berpotensi menimbulkan tsunami

 | 1.216 Views
BMKG: gempa Sumbar tidak berpotensi menimbulkan tsunami
Lokasi ; Gempa pesisir selatan-Sumbar (BMKG)
Jakarta (ANTARA News) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi yang mengguncang wilayah pesisir selatan Sumatera Barat dengan magnitude 5,5 pada skala Richter yang terjadi Senin pukul 18.28 WIB tidak berpotensi tsunami.

"Dengan kedalaman hiposenter di kedalaman menengah dan kekuatan gempa yang relatif kecil, hasil modeling tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Mochammad Riyadi di Jakarta, Senin.

Hasil pemutakhiran analisa BMKG didapat bahwa gempa bumi tersebut berkekuatan M=5,3 dengan kedalaman 69 km.

Dia mengatakan, gempa bumi pesisir selatan jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempa bumi menengah, sehingga wajar jika guncangannya dirasakan dalam wilayah yang luas.

Gempa tersebut terjadi akibat aktivitas Subduksi lempeng Indo Australia terhadap lempeng Eurasia. Dari hasil analisis mekanisme fokal, gempa bumi itu mempunyai mekanisme sesar naik.

Dari dasil monitoring BMKG hingga saat ini belum terjadi gempa bumi susulan. Untuk itu masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi dari BMKG.

"Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Pulau Sumatera dan sekitarnya diimbau agar tidak terpancing isu mengingat gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami," katanya.

Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukan bahwa dampak gempa bumi dirasakan hampir semua orang (skala SIG II yang setara dengan skala III - IV MMI) dapat terjadi pada daerah yang berdekatan dengan sumber gempa di wilayah Sumatra Barat, mulai Padang Panjang, Kota Padang, Batusangkar, Teluk Bayur, Pariaman, Sungai Penuh sampai dengan Painan.

Wilayah Bengkulu di daerah Muko-muko juga merasakan serupa II SIG, sebagaimana sebagian besar kepulauan Mentawai seperti daerah Tua Pejat dan sekitarnya. Selain itu gempa ini juga dirasakan luas di wilayah lain dengan intensitas lebih kecil antara II-III MMI.
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2017
Senin , 09 Januari 2017, 20:22 WIB
====

Warga Pesisir Selatan Berhamburan ke Luar Saat Gempa

Red: Yudha Manggala P Putra
Gempa bumi (ilustrasi)
Gempa bumi (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Warga di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) berhamburan ke luar rumah akibat guncangan gempa sekitar pukul 18.28 WIB, Senin (9/1). "Guncangan gempa cukup kuat, sehingga kami lari ke luar rumah," kata salah seorang warga Painan, Erman (54) ketika dihubungi dari Padang.

Ia mengatakan getaran gempa yang cukup kuat itu membuat banyak warga ke luar dari rumah, dikarenakan takut ada bangunan yang runtuh. "Tidak ada bangunan yang runtuh, maupun perabotan yang jatuh, semoga tidak ada lagi gempa susulan" ujar dia.

Menurutnya, gempa yang terasa itu mengingatkan kembali akan gempa yang terjadi pada tahun 2009, karena getarannya yang kuat.

Warga lainnya Jefri (24) mengatakan guncangan gempa sehingga dirinya dan keluarga lari ke luar rumah dan menghentikan aktivitas saat itu juga.

"Saya sedang duduk-duduk bersama keluarga saat itu, ketika gempa kami langsung lari ke luar rumah," katanya.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, gempa yang diarasakan warga Padang itu berkekuatan 5,5 Skala Richter dan 1.69 Lintang Selatan dan 100.31 Bujur Timur atau 64 kilometer barat laut Pesisir Selatan. Gempa tersebut terjadi pada pukul 18.28 WIB dengan kedalaman 17 kilometer. 
Sumber : Antara
=====

Getaran gempa dirasakan warga Solok Selatan

 | 1.359 Views
Getaran gempa dirasakan warga Solok Selatan
ilustrasi: Peta gempa Sumatera Barat pada 2 Juni 2016 yang bertitik pusat di Pesisir Selatan. Gempa ini tidak berpotensi tsunami. (bmkg.go.id)
Padang Aro (ANTARA News) - Gempa berpusat di Barat Laut Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dengan kekuatan 5,5 Skala Richter (SR) pada Senin Sore juga dirasakan warga Solok Selatan di provinsi itu.

Warga Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Ikbal (20) di Padang Aro, menyebutkan guncangan gempa terasa cukup kuat. "Gempa cukup kuat terasa. Saya dan ibu yang sedang di dapur langsung ke luar rumah," ujarnya.

Sesampainya di luar rumah, katanya terlihat beberapa tetangga juga sudah berlarian untuk menyelamatkan diri.

Gempa yang terjadi saat azan Magrib itu, sempat mengagetkan sejumlah warga. "Ada beberapa tetangga yang sempat teriak gampo, gampo, gampo (gempa--red)," ujarnya.


Baca Juga : Warga Padang berhamburan akibat gempa

Setelah getaran gempa mereda, warga mulai kembali ke dalam rumah.

Warga lainnya, Harry (25) mengatakan dirinya merasa adanya gempa setelah melihat air minumnya bergoyang. "Saat gempa, saya sedang nonton televisi. Terlihat air minum saya dalam gelas goyang, kemudian saya keluar rumah," ujarnya.

Menurut BMKG, gempa yang berpusat di 64 kilometer barat laut Pesisir Selatan itu berkekuatan 5,5 SR.

Gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 18.28 WIB di lokasi 1,69 lintang selatan dan 100,31 bujur timur tersebut terjadi di kedalaman 17 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga : BMKG pastikan gempa Sumbar tidak berpotensi tsunami

Getaran gempa tersebut juga dirasakan di sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar, seperti Padang, Agam, Mentawai, Pariaman, Pesisir Selatan, Tanah Datar dan Bukittinggi. 
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Minggu, 08 Januari 2017

Lampu Merah

Lampu Merah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau.

Mike segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lenggang.

Lampu berganti kuning. Hati Mike berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala.

Mike bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. “Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,” pikirnya sambil terus melaju.

Prit!!!

Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Mike menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing. Hey, itu kan Jack, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Mike agak lega. Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.

“Hai, Jack. Senang sekali ketemu kamu lagi!”

“Hai, Mike.” Tanpa senyum.

“Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri saya sedang menunggu di rumah.”

“Oh ya?” Tampaknya Jack agak ragu.

Nah, bagus kalau begitu. “Jack, hari ini ist
... baca selengkapnya di Lampu Merah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 07 Januari 2017

Wiro Sableng #12 : Pembalasan Nyoman Dwipa

Wiro Sableng #12 : Pembalasan Nyoman Dwipa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

KETIKA dia memasuki Klung-kung, kota itu masih diselimuti embun pagi. Kesunyian pagi dipecah oleh derap kaki kuda yang ditungganginya. Sesampainya di depan pura besar yang terletak dipersimpangan jalan seharusnya dia membelok ke kiri. Tapi karena hari masih terlalu pagi diputuskannya untuk menghangati perutnya dengan secangkir kopi lebih dulu di kedai yang terletak tak berapa jauh dari persimpangan itu.

Meskipun hari masih pagi di dalam kedai sudah penuh oleh pengunjung. Laki-laki yang baru datang ini duduk di tempat yang masih lowong sementara pemilik kedai melayaninya. Beberapa orang tamu memandang kepadanya lalu meneruskan menyantap kue-kue atau menghirup minumannya. Beberapa diantara mereka meneruskan percakapan yang tadi terhenti karena kedatangan pengunjung baru ini.

"Semarak kota Klungkung kini semakin tambah dengan kedatangannya orang baru itu," berkata seorang laki-laki s
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #12 : Pembalasan Nyoman Dwipa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)

Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Berapa biayanya, Dokter Lim?” tanya Rain. “50 ribu,” jawab Dr Limbad sambil tersenyum. Joe mengangkat alisnya. Rain kemudian mengeluarkan seluruh uang hasil yang mereka dapatkan tadi, dan menyerahkannya kepada Dokter Limbad. “Indra, Robert, Dr. Lim, terima kasih banyak sudah membantu,” kata Rain. “Sama-sama, Rain.” Jawab Indra.
“Cepat sembuh ya, berhati-hatilah jika Darko, Rom, dan Sam muncul lagi,” kata Robert sambil menepuk punggung Joe. Joe mengangguk. “Ya, jangan terlalu banyak bergerak,” kata Dr. Limbad. Mereka bertiga pun keluar dari rumah sakit itu. “Maafkan aku Joe…” kata Rain. Joe menatapnya heran. “Maaf? Untuk apa minta maaf? Kau kan tidak punya salah apa-apa,” kata Joe terheran-heran. “Aku menyerahkan semua uang kita… Kalian jadi tidak bisa pulang.” kata Rain sambil menunduk.
Abu memotongnya. “Ya ampun Rain! Uang kan bisa kita cari lagi besok! Yang penting Joe diobati! Tenanglah, tidak usah merasa tidak enak begitu!” kata Abu santai.
Rain tersenyum. “Baiklah, sekarang kita pulang.”

Sesampainya di rumah Rain…
“Rain! Kenapa kau lama sekali Nak? Ibu khawatir sekali akan kondisimu!” kata Ibu Rain sambi
... baca selengkapnya di Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 04 Januari 2017

My Mistakes

My Mistakes Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Selamat Pagi Mitha, Ayo bangun! Ini udah subuh. Kamu harus shalat subuh, Mitha. Aku barusan baru selesai shalat. Oh iya, Hari ini kamu sekolah, Semangat yah sekolah nya :-)”
Setelah itu tak lama kemudian Mitha membalas gue – Itu tandanya SMS gue manjur untuk membangunkan nya -.
“Ya ampun iya Ka Randi, aku udah bangun sekarang. Dan tentunya aku gak akan ngelewatin kewajiban ku yang satu itu sebisa ku. Makasiiih udah ngingetin juga untuk semangat nya yah”

Gue Randi Mahadika. Dulu gue dekeeet banget sama yang namanya Mitha. Dia anak SMA kelas 3. Beda jauh sama gue. Gue bukan anak SMA, tapi gue anak kuliahan. Semester akhir sekarang. Beda lumayan jauh kan gue sama Mitha. Makanya, si Mitha manggil ke gue itu “Kakak” dan gue manggil ke dia tetep Mitha sih. Kata Mitha, umur gue sama kaya kakak laki-laki nya dia. Gue pernah kepikiran, ntar gimana nasibnya ya kalau gue jemput Mitha atau antar Mitha ke rumahnya terus ada kakak nya? Ntar disangkanya si Mitha lagi jalan sama – yang sebenernya – temen si kakaknya si Mitha lagi. Tapi, sejauh ini, selama gue deket sama dia yang gue liat Mitha selalu nerima gue apa adanya. Itu yang bikin gue suka dia apa ada nya juga. Selain dia gemesin, rame, enak diajak bercanda, juga rajin beribadah. Subhanallah Mithaaa.
Gue gak tau, kenapa setiap gue ngobrol sama Mitha, gue suka selalu ng
... baca selengkapnya di My Mistakes Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 03 Januari 2017

Kho Ping Hoo - BKS#06 - Pendekar Bongkok

Kho Ping Hoo - BKS#06 - Pendekar Bongkok
 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1Kisah Pendekar Bongkok

Seri : Bu Kek Siansu #06

Karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo

SIE Kauwsu (Guru Silat Sie) membaca surat itu dengan kedua tangan agak gemetar dan mukanya berubah pucat. Karena senja hari telah tiba dan cuaca tidak begitu terang lagi, dia lalu menyalakan sebuah lampu meja, kemudian dibacanya sekali lagi surat itu. Sehelai kertas yang bertuliskan beberapa buruf dengan tinta merah.

"Sie Kian, akhirnya aku dapat menemukan engkau! Sebelum malam ini habis, seluruh keluargamu dan segala mahluk yang hidup di dekat rumahmu, akan kubunuh semua!"

Demikianlah bunyi surat itu. Tanpa nama penulisnya. Akan tetapi, Sie kauwsu atau Sie Kian tahu benar siapa penulisnya. Tadi dia menemukan surat itu pada daun pintu belakang rumahnya, tertancap pada daun pintu dengan sebatang piauw (senjata rahasia) beronce merah. Dia mengenal benar piauw itu. Lima tahun yang lalu, dia pernah terluka pada pundaknya oleh piauw seperti itu. Dia tahu benar siapa pemilik piawsu, siapa penulis surat.... baca selengkapnya di Kho Ping Hoo - BKS#06 - Pendekar Bongkok Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 02 Januari 2017

Darimana Kebahagian Itu Sebenarnya?

Darimana Kebahagian Itu Sebenarnya? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

John C Maxwell suatu ketika pernah didapuk menjadi seorang pembicara di sebuah seminar bersama istrinya. Ia dan istrinya, Margaret, diminta menjadi pembicara pada beberapa sesi secara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan seminar suaminya. Sebaliknya, ketika Margaret sedang menjadi pembicara di salah satu sesi, suaminya selalu menemaninya dari bangku paling depan.

Ceritanya, suatu ketika sang istri, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang kebahagiaan. Seperti biasa, Maxwell duduk di bangku paling depan dan mendengarkan. Dan di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan. Yang namanya seminar selalu ada interaksi dua arah dari peserta seminar juga kan? (Kalau satu arah mah namanya khotbah :)

Di sesi tanya jawab itu, setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya. Ketika diberikan kesempatan, pertanyaan ibu itu seperti ini
... baca selengkapnya di Darimana Kebahagian Itu Sebenarnya? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1